Saturday, November 1, 2014

SEJUKKAN HATI DAN PERTEBAL IMAN DENGAN WISATA RELIGI



Berwisata tak melulu harus mengenai tempat yang indah maupun mencari makanan makanan enak. Kali ini saya akan bercerita tentang wisata religi, atau berwisata sembari mempertebal iman kita dengan mengunjungi tempat tempat yang tak kalah indahnya dengan lokasi wisata alam.

Kabupaten semarang yang merupakan daerah berbukit dan dikelilingi sejumlah gunung, dikenal memiliki beberapa destinasi wisata religi dari  agama yang diakui oleh negara, seperti agama Islam, Katholik/Kristen, Budha, dan Hindu. Nah.. Dari beberapa tempat beribadah ini ada beberapa diantaranya yang terkenal dan dikunjungi oleh ribuan umat setiap tahunnya, yaitu makam Syekh Hasan Munadi di desa nyatnono, Ungaran Timur, kabupaten semarang dan Gua Maria Kerep, yang berada di Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Makan Syekh Hasan Munadi terletak tepat di sebuah atas bukit di desa nyantnyono,dan Beliau dikenal sebagai penyebar agama Islam. Beliau juga merupakan  menantu dari Ki Ageng Makukuhan, seorang aulia yang dimakamkan di daerah Kedu Temanggung Jawa Tengah. Beberapa bekas peninggalan Hasan Munadi yang konon disebut-sebut sebagai keturunan Brawijaya V itu, hingga sekarang juga masih dapat dijumpai di wilayah Ungaran dan Gunungpati Semarang.

Selain berdoa di makam Syekh Hasan Munadi, biasanya umat muslim yang datang ketempat ini untuk mandi di sendang yang terletak tak jauh dari makam. Pada bulan ramadhan malam ke 21, ribuan umat muslim dari berbagai daerah di jawa tengah, memenuhi tempat ini untuk membersihkan diri mereka sebelum datangnya hari raya idhul fitri.

Selain makam Syekh Hasan Munadi, kabupaten semarang juga memiliki Gua Maria Kerep Ambarawa, yang merupakan destinasi wisata religi bagu umat Kristiani. Ribuan Umat Kristiani setiap bulan memenuhi tempat ini untuk berdoa. Berlokasi disebuah bukit di tepi sungai panjang, kelurahan panjang, kecamatan ambarawa, kebupaten semarang, Gua Maria Kerep memiliki udara yang cukup sejuk dan sunyi, karena tak banyak kendaraan yang melintas di taman doa yang dibangun pada tahun 1954.

Sebagai destinasi wisata religi, Gua Maria Kerep Ambarawa memiliki beberapa tempat berdoa, dan terdapat satu buah gua yang dibangun dengan menggunakan batuan dari sungai panjang.

Selain memiliki tempat berdoa yang cukup memadai, Gua Maria Kerep juga memiliki sebuah taman yang cukup luas dengan pemandangan yang luar biasa indahnya. 


Nah.. Itu sepenggal cerita tentang wisata religi di kabupaten semarang. Bagi anda yang tertarik tak ada salahnya menyempatkan diri untuk mampir jika melintasi jalan raya semarang - jogjakarta, karena dua lokasi ini berada tak jauh dari jalan utama semarang - jogjakarta. 

Wednesday, September 19, 2012

KAMPUNG APUNG, SENSASI KULINER RAWAPENING DAN WISATA AIR

JALAN JALAN UNGARAN. Menikmati kuliner ikan, mungkin sudah biasa kita nikmati. Namun bagaimana kalo menikmati sajian menu ikan diatas rawa.. nah sensasi ini dapat dinikmati di kampung terapung yang berada di danau rawa pening/ ambarawa/ kabupaten semarang// selain menikmati berbagai sejian kuliner ikan/ pengunjung juga dapat menikmati berbagai permainan air dengan menikmati pemandangan rawa pening yang eksotis dengan adanya 2 gunung sebagai latar belakang///

Berada di jalan lingkar ambarawa/ kampung terapung/ dapat menjadi alternatif wisata anda// di kampung yang berada di tepian danau rawapening ini/ anda cukup membayar 3 ribu rupiah per orang/ untuk masuk ke wisata kampung apung //

Memasuki kampung apung/ anda akan disuguhkan pemandangan danau rawa pening dengan latar belakang gunung merbabu dan gunung telomoyo// 


Selain bisa menikmati berbagai sajian kuliner dengan menikmati eksotisme pemandangan danau rawapaning. Kita juga bisa menikmati berbagai permaianan air yang ada disekeliling kampung apung, seperti sepeda air bebek, sepeda air kincir dan perahu karet.

Kampung terapung yang dikelola oleh paguyuban petani rawapening ini/ buka mulai pukul 8 pagi hingga 9 malam.

SEGAR DAN NIKMATNYA SERABI NGAMPIN

JALAN JALAN UNGARAN, Ngantuk atau lelah dalam perjalana, sebaiknya anda beristirahat sejenak guna menghindari terjadinya kecelakaan. Nah bagi anda yang melintasi di jalur semarang jogjakarta/  dan melewati kota ambawara/ ada satu tempat yang untuk beristirahat dan menikmati jajanan yang segar untuk mengembalikan stamina/ yaitu serabi ngampin/ atau serabi cucur// dengan rasa yang gurih/ dan manis/  serta dapat disajikan hangat dan dingin/ dijamin dapat mengembalikan kebugaran tubuh anda////

Puluhan penjual serabi cucur/ atau lebih familiar disebut serabi ngampin ini/ dapat anda jumpai di sepanjang jalan sugiyopranoto/ ambarawa/ atau tepatnya di desa ngampin / kota ambawara/ jalan raya semarang magelang.

Satu porsi serabi ngampin yang berisi 4 lingkar serabi ini , biasa dijual dengan 4000 rupiah saja dan dapat memesan kuah dingin ataupun panas.

Monday, April 2, 2012

"WARUNG PASENAON" SEMANGAT BELAJAR NENEK NENEK KAB. SEMARANG

UNGARAN- Belajar memang tak mengenal usia// di usia senja sejumlah nenek nenek asal desa bergas/ kabupaten semarang/ masih semangat untuk belajar membaca dan menulis/ yang tidak mereka dapatkan saat mereka masih muda dulu// di warung pasenaon/ para nenek nenek ini mendapatkan banyak pengajaran dan tidak hanya tentang belar membaca dan menulis// bahkan para nenek nenek ini/ belajar bersama dengan cucu cucu mereka/ yang mereka asuh///

Dengan memanfaatkan teras rumahnya/ nita nursari/ 49 tahun/ warga bergas lor/ kabupaten semarang/ membuka tempat belajar yang diberi naman “warung pasenaon”// pasenaon merupakan bahasa jawa yang memiliki arti belajar bersama//
Warung pasenaon ini/ dibuka pertama kalinya pada bulan juni tahun 2009  silam// dan awalnya diikuti oleh anak anak usia dini yang ingin belajar dan bermain// namun seiring berjalannya waktu/ warung pasenaon ini / berubah menjadi tempat belajar dan krativitas bagi nenek nenek dan anak anak usia dini//
Awal berubahnya warung pasenaon menjadi tempat belajar bagi nenek nenek ini/ tak lepas dari semangat belajar para nenek nenek yang hampir setiap hari mengantarkan cucu cucu mereka atau anak asuh mereka ke warung pasenaon// para nenek yang membawa anak asuh ini/ biasanya berprofesi sebagai pengasuh//  karena tertarik untuk belajar membaca dan menulis/ maka nenek nenek ini pun saat ini menjadi murid di warung pasenaon///
 
           
 
Dengan berbekal semangat belajar/ nenek nenek yang semuanya warga bergas lor / kabupaten semarang ini/ dengan tekun belajar untuk menulis dan membaca serta menambah wawasan dengan membuat cerita sesuai dengan perkembangan yang terjadi di sekitar mereka//
Bagi asnawiyah nenek 64 tahun ini/ semangat untuk belajar di warung pasenaon ini membuatnya lebih memiliki wawasan luas dan berbagai ketrampilan // tidak hanya itu/ dengan belajar di sini/ aswaniyah juga dapat mengasuh cucunya najwa/ 5 tahun/ serta mengajarkanya membaca dan menulis///
Hal yang sama juga dirasakan oleh rohwiyati 54 tahun// nenek dengan 4 cucu ini/ merasa sangat beruntung dapat belajar di warung pasenaon/ karena dapat menambah pengatahuan dan belajar menulis sebuah tulisan seperti puisi dan cerita tentang kehidupan sehari hari///
 
            

 
Meski dengan dana terbatas dan hanya mengandalkan bantuan dari sejumlah pihak termasuk pemerintah daerah// tirta yang merupakan ibu dari 2 anak ini/ tidak hanya mengajarkan menulis dan membaca saja bagi para nenek nenek yang belajar di warung pesenaon// namun juga mengajarkan para nenek nenek ini menulis suatu cerita/ puisi/ hingga sebuah berita/ yang nantinya dimuat dalam Koran komunitas yang diberi nama koran warung pasenaon// guna referensi para nenek nenek ini/ di warung pasenaon juga terdapat ratusan buku/ yang dapat dimanfaatkan oleh para nenek nenek dan anak anak untuk menambah pengetahuan mereka//

Koran pasenaon yang terbit satu bulan sekali/ biasanya dibagikan ke sejumlah sekolah/ atau tempat bimbingan belajar secara gratis// hal ini dilakukan agar warga masyarakat dapat mengetahui bahwa meski di usia senja/ masih ada orang yang mau belajar untuk maju dan menambah pengalaman//

"WARUNG PASENAON" SEMANGAT BELAJAR NENEK NENEK KAB. SEMARANG

UNGARAN_ Belajar memang tak mengenal usia// di usia senja sejumlah nenek nenek asal desa bergas/ kabupaten semarang/ masih semangat untuk belajar membaca dan menulis/ yang tidak mereka dapatkan saat mereka masih muda dulu// di warung pasenaon/ para nenek nenek ini mendapatkan banyak pengajaran dan tidak hanya tentang belar membaca dan menulis// bahkan para nenek nenek ini/ belajar bersama dengan cucu cucu mereka/ yang mereka asuh///
 
 
Dengan memanfaatkan teras rumahnya/ nita nursari/ 49 tahun/ warga bergas lor/ kabupaten semarang/ membuka tempat belajar yang diberi naman “warung pasenaon”// pasenaon merupakan bahasa jawa yang memiliki arti belajar bersama//
Warung pasenaon ini/ dibuka pertama kalinya pada bulan juni tahun 2009  silam// dan awalnya diikuti oleh anak anak usia dini yang ingin belajar dan bermain// namun seiring berjalannya waktu/ warung pasenaon ini / berubah menjadi tempat belajar dan krativitas bagi nenek nenek dan anak anak usia dini//
Awal berubahnya warung pasenaon menjadi tempat belajar bagi nenek nenek ini/ tak lepas dari semangat belajar para nenek nenek yang hampir setiap hari mengantarkan cucu cucu mereka atau anak asuh mereka ke warung pasenaon// para nenek yang membawa anak asuh ini/ biasanya berprofesi sebagai pengasuh//  karena tertarik untuk belajar membaca dan menulis/ maka nenek nenek ini pun saat ini menjadi murid di warung pasenaon///
 
        
 
Dengan berbekal semangat belajar/ nenek nenek yang semuanya warga bergas lor / kabupaten semarang ini/ dengan tekun belajar untuk menulis dan membaca serta menambah wawasan dengan membuat cerita sesuai dengan perkembangan yang terjadi di sekitar mereka//
Bagi asnawiyah nenek 64 tahun ini/ semangat untuk belajar di warung pasenaon ini membuatnya lebih memiliki wawasan luas dan berbagai ketrampilan // tidak hanya itu/ dengan belajar di sini/ aswaniyah juga dapat mengasuh cucunya najwa/ 5 tahun/ serta mengajarkanya membaca dan menulis///
Hal yang sama juga dirasakan oleh rohwiyati 54 tahun// nenek dengan 4 cucu ini/ merasa sangat beruntung dapat belajar di warung pasenaon/ karena dapat menambah pengatahuan dan belajar menulis sebuah tulisan seperti puisi dan cerita tentang kehidupan sehari hari///
 
        
Meski dengan dana terbatas dan hanya mengandalkan bantuan dari sejumlah pihak termasuk pemerintah daerah// tirta yang merupakan ibu dari 2 anak ini/ tidak hanya mengajarkan menulis dan membaca saja bagi para nenek nenek yang belajar di warung pesenaon// namun juga mengajarkan para nenek nenek ini menulis suatu cerita/ puisi/ hingga sebuah berita/ yang nantinya dimuat dalam Koran komunitas yang diberi nama koran warung pasenaon// guna referensi para nenek nenek ini/ di warung pasenaon juga terdapat ratusan buku/ yang dapat dimanfaatkan oleh para nenek nenek dan anak anak untuk menambah pengetahuan mereka//

Koran pasenaon yang terbit satu bulan sekali/ biasanya dibagikan ke sejumlah sekolah/ atau tempat bimbingan belajar secara gratis// hal ini dilakukan agar warga masyarakat dapat mengetahui bahwa meski di usia senja/ masih ada orang yang mau belajar untuk maju dan menambah pengalaman//

Tuesday, December 27, 2011

LUMPIA GANG LOMBOK

Lumpia. Siapa yang tak kenal dengan lumpia? Lumpia yang berasal dari Semarang ini adalah makanan nikmat yang terbuat dari rebung dan telur, dan biasanya juga ditambahkan dengan daging ayam, daging udang, dan daging kepiting yang kemudian dibungkus dengan kulit lumpia. Asal usul lumpia Semarang berasal dari salah satu daerah di pecinan. Tepatnya di Gang Lombok. Gang Lombok terletak di dekat Klenteng Tay Kak Sie Gang Lombok.
Lumpia pertama kali dibuat oleh sepasang suami istri yang bernama Tjoa Thay Yoe dan Wasih. Lumpia disajikan dengan saus kental yang biasanya disantap juga bersama bawang putih yang masih segar. Jenis lumpia ada 2 macam. Lumpia basah dan lumpia goreng. Jika lumpia hendak dijadikan sebagai oleh-oleh, lumpia Gang Lombok menyediakan besek untuk lumpia dan daun pisang untuk sausnya. Satu besek bisa diisi dengan 10 lumpia.

KAMPOENG KOPI BANARAN

UNGARAN_Menikmati kopi dan cemilan dikala hujan, hmm pasti nikmat sekali. apalagi kopi yang kita nikmati merupakan salah satu kopi terbaik di kabupaten semarang. Dengan suasana yang cukup asri dan nyaman,kampung kopi banaran menjadi salah satu lokasi terbaik untuk ngopi dan menikmati segarnya udara di lereng gunung ungaran. Selain menikmati kopi dengan harga terjangkau, kita juga dapat menikmati berbagai makanan jawa.

Bagi anda yang suka outbond, kampung kopi banaran juga menyediakan berbagai permaianan menarik, antara lain flying fox, ATP tracking, dan kolam renang untuk anak anak. Tidak ketinggalan di kampung kopi banaran juga menyediakan kereta untuk berkeliling perkebunan kopi dan menikmati pemandangan danau rawapening yang luaarrrr biasa.

Untuk harga, di kampung kopi banaran ini juga sangat ramah dengan kantong kita, jadi tunggu apalagi, jika anda melewati wilayah tuntang atau melakukan perjalanan dari semarang menuju solo, tidak ada salahnya anda mampir ke KAMPOENG KOPI BANARAN.